Desa Belendung di Kecamatan
Cibogo adalah salah satu tempat berkembangnya Kelompok Usaha Kecil dan Menengah
yang bergerak dalam bidang olahan Keripik Pisang. Olahan keripik pisang
ternyata cukup prospektif karena pasarnya tak terbatas. Hampir semua orang
menyukai keripik pisang sebagai panganan tradisional dan banyak diproduksi di
berbagai tempat.
Tetapi keripik pisang dari Desa
Belendung punya cita rasa tersendiri, sehingga diminati berbagai lapisan
masyarakat. Keripik pisang Desa Belendung telah diproduksi sejak tahun 1990.
Perintisnya adalah Bapak Suryana. Adapun kelompok masyarakat yang khusus
memproduksi keripik pisang di desa Belendung ini diketuai oleh Iti Karwiti.
Kelompok masyarakat yang membuat
keripik pisang ini terdiri dari dari ibu-ibu yang terbilang produktif. Mereka
berhasil mengembangkannya menjadi sebuah usaha cemilan yang cukup prospektif.
Potensi olahan keripik pisang ini menjadi primadona kelompok usaha menengah dan
kecil yang berkembang di Belendung.
PELUANG PASAR
Sejak tahun 1990 kelompok usaha
olahan keripik pisang ini terus berkembang. Pasarnya cukup bagus, sehingga
selain bisa mengisi warung-warung makan di Belendung juga banyak pesanan
berdatangan dari luar desa itu. Boleh dibilang keripik pisang Belendung setiap
saat bisa diperoleh di berbagai tempat di sekitar Kecamatan Cibogo maupun di
luar kecamatan itu.
Bahkan telah mampu merambah
hingga Kota Subang dan Indramayu. Harga jual Keripik Pisang Belendung mencapai
Rp 4.000/ons,-. Harga jual tersebut lebih murah dibandingkan keripik pisang
dari daerah lain, karena kualitasnya, kerenyahan dan kelezatannya jauh lebih
baik. Rencananya dalam waktu dekat, kelompok usaha keripik pisang ini akan
terus memperluas pangsa pasarnya hingga pasar-pasar tradisional dan supermarket
di Kabupaten Subang, Indramayu, dan Cirebon.
Tidak hanya keripik pisang, Ibu
Iti Karwiti juga berencana untuk mengembangkan usaha keripik singkong hingga
produknya dapat dipasarkan ke Kota Subang dan Kecamatan-Kecamatan di sekitar
Cibogo, seperti Pagaden, Binong, dan Cipunagara.
Proses pembuatan keripik pisang
ini ada beberapa tahap, yaitu sbb: Pertama, adalah memilih pisang yang
kualitasnya baik. Kedua, pisang yang akan diolah menjadi keripik ukurannya
harus pas, tidak boleh terlalu besar dan tidak boleh terlalu kecil karena akan
mengganggu proses pemotongan.
Ketiga, setelah pisang-pisang
dipilih kemudian dikupas untuk selanjutnya dicuci dengan air bersih. Keempat,
setelah itu pisang-pisang pilihan tersebut dipotong berdasarkan ukuran yang
telah ditetapkan. Kelima, pisang-pisang yang telah dipotong dimasukkan ke dalam
wajan untuk dilakukan penggorengan.
Keenam, setelah digoreng, pisang
diberi rasa asin dengan ditaburi garam dan diberi rasa manis dengan ditaburi
gula. Maka jadilah keripik pisang yang rasanya asin dan manis. Ketujuh, keripik
pisang tersebut dimasukan kedalam kemasan plastik untuk kemudian dijual ke konsumen
rumah tangga maupun ke pasar-pasar tradisional di Kabupaten Subang.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar