Senin, 17 Maret 2014

Bambu dan Jemari Kaum Perempuan Desa Cijeruk Pamulihan

Oleh Nunung @qihira. Desa Cijeruk merupakan salah satu desa yang berada di wilayah Kecamatan Pamulihan. Dalam pengelolaan kegiatan UPK, Desa Cijeruk mempunyai prestasi yang paling baik dibanding desa lainnya, dimana prosentase pengembaliannya mencapai 100% setiap bulannya. Jumlah Kelompok SPP Desa Cijeruk sampai dengan saat ini sebanyak 27 Kelompok. Jumlah pinjaman SPP sampai dengan tahun 2013 : rp. 710.500.000,-
       Jenis usaha yang dikelola kelompok saat Ini adalah produksi Bongsang atau keranjang sebagai wadah/kemasan baik untuk Tahu Sumedang,Tape(Peuyeum) Bandung,Dan Ubi Cilembu. Dampak positif Pinjaman SPP bagi perekonomian Desa Cijeruk adalah adanya peningkatan kapasitas Produksi “ Bongsang”.

       Contohnya untuk kelompok Mentari I dan Mentari II, beranggotakan 22 Orang, dapat memproduksi bongsang perhari sebanyak 2 Kantet ( 200 biji ) per orang. Setiap hari dilakukan produksi, sehingga produksi Bongsang perbulan 120 kantet per bulan ( 24.000 biji ) per orang. Harga Jual Bongsang dari bahan sampai membuat BUJUR ( Dasar ) dengan harga Jual Rp. 16,000,- per kantet ( ikat ) sebanyak 100 Biji. 

Dari bentuk bujur sampai jadi, harga jual mencapai Rp. 20,000- Rp 25,000,- per kantet. Pendapatan kotor perbulan : + Rp. 3,000,000,-. Keuntungan per bulan : Pendapatan Perbulan-Biaya Beli Bambu Rp. 3,000,000 – 210,000 = 2,790,000,- . Biaya Produksi dari bahan 1 pohon bambu seharga Rp. 5,000- Rp 7,500. Dari satu bahan bambu dapat menghasilkan + 2-3 kantet atau sekitar + 300 biji bongsang. 

Karena sistem produksi hanya dilakukan oleh perorangan. Jadi tidak mengeluarkan upah produksi, begitu juga dengan tansport pengiriman barang karena bahan yang sudah jadi langsung diambil oleh Pengusaha ( Penampung ). 

Dengan adanya pinjaman SPP menjadikan desa Cijeruk sebagai desa penghasil Bongsang terbaik ( Produk Unggulan ). Beberapa dampak yang cukup berpengaruh dalam pengembangan ekonomi di Desa Cijeruk adalah :

a) Karena jumlah produksi yang tinggi maka pemasaran pun menjadi luas dan berkembang. Lokasi pemasaran yang asalnya hanya untuk memenuhi kebutuhan wilayah Sumedang, sekarang sudah ke wilayah Bandung,Purwakarta,bahkan luar pulau Jawa seperti daerah Lampung karena di Lampung terdapat perusahaan tahu ynag memerlukan pasokan wadah atau bongsang tahu secara kontiyu.

b) Dengan adanya pinjaman SPP, maka pengusaha (penampung ) bongsang tidak dapat mempermainkan harga jual pada anggota kelompok,karena sebelum mendapat pinjaman SPP kelompok diberi modal oleh pengusaha(penampung) setempat ,sehingga penampung dapat menaikan dan menurunkan harga jual bongsang pada kelompok produksi bongsang tersebut sesuka hati.

Ada harapan besar yang digantungkan pada kegiatan masyarakat yang cukup produktif ini, bagi Pak Kades, potensi yang dimiliki masyarakat menjadi kebanggaan tersendiri yang telah menorehkan tinta emas bagi sejarah perkembangan desa Cijeruk sehingga kedepannya nama Desa Cijeruk dapat dikenal oleh masyarakat luas dan menjadi jaminan kualitas bongsang di Kabupaten Sumedang

1 komentar:

  1. Mohon info kontak penjual bongsang dalam partai besar terima kasih. Salam

    BalasHapus