Ciwaringin-Cirebon
Ciwaringin merupakan Kecamatan di wilayah barat kabupaten Cirebon. Dari kota Cirebon berjarak sekitar 30 km. Mayoritas mata pencaharian masyarakat sebagai petani dan pedagang. Salah satu yang menjadi ciri khas di Ciwaringin adalah adanya komunitas pengrajin (pembuat) batik. Jadi selain batik Trusmi yang terkenal dari Cirebon, sebenarnya Ciwaringin juga merupakan kampung batik yang cukup beken.
Menguatnya pengembangan ekonomi kreatif masyarakat perdesaan, menjadikan PNPM Mandiri Perdesaan di Kec. Ciwaringin memprakarsai adanya pelatihan.
Pada Tahun 2013 lalu, Kec.Ciwaringin merupakan lokasi yang berkesempatan melaksanakan kegiatan pelatihan sebagai upaya pengembangan jumlah pengrajin berskala rumah tangga.
Pada Tahun 2013 lalu, Kec.Ciwaringin merupakan lokasi yang berkesempatan melaksanakan kegiatan pelatihan sebagai upaya pengembangan jumlah pengrajin berskala rumah tangga.
Dana pelatihan sebesar Rp. 249.991.000,- diambilkan dari dana pengalihan program SPP (Simpan Pinjam Perempuan). Sesuai dengan usulan yang disetujui, terdapat 3 desa yang berpartisipasi kegiatan tersebut. Totalnya terdapat 23 orang peserta. Pelatihan difasilitasi oleh pengrajin setempat yang sudah mempunyai sertifikat dan lisensi BLK (Balai latihan Kerja)
Pelatihan berlangsung asyik. 23 Orang kaum perempuan yang umumnya ibu-ibu rumah tangga mengikuti pelatihan yang bertempat di Masjid Baitul Mukminin Desa Babakan. Teras masjid digunakan karena rata dan luas sehingga cocok untuk menggambar pola. Bahan yang disiapkan diantaranya kain polos berwarna putih, pensil (untuk pola), canting.
Mulanya kain putih dicoretin pola menggunakan pensil hitam. Sepertinya mudah, tetapi membuat pola butuh keahlisan khusus. Disinilah tampak sebagian peserta gelagapan karena masih baru mengikuti kegiatan. Keesokan harinya, kain yang sudah diberi pola diwarnai dengan canting. Kegiatan tersebut dilaksanakan di rumah batik.
Meskipun beberapa kali mengalami kesalahan, tetapi peserta tetap bersemangat belajar. Kain batik hasil pelatihan yang dinyatakan bagus (layak) kemudian ditampung dan dibantu penjualannya oleh Pengrajin Ciwaringin. Selain, itu masing-masing peserta diberi kain batik satu buah. Untuk permodalan berikutnya, mereka juga diberi akses dan perguliran dana SPP/UEP.
Sebagian peserta kini telah menjadi pengrajin batik. Mereka terus berlatih dan berlatih. Beberapa telah menjadi kelompok pemasok batin Ciwaringin yang dipasarkan di pasar Cirebon, Semarang ataupun Bandung. Yang pasti, pelatihan yang diprakarsai PNPM Mandiri Perdesaan membuat niat mereka berusaha semakin terang.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar