Wanayasa-Purwakarta
Hadirnya
program SPP di Kec. Wanayasa Purwakarta benar-benar dirasakan manfaatnya oleh
kaum perempuan, khususnya ibu rumah tangga di Desa Sukadami. Mereka yang semula kebingunan modal terbantu
dengan program SPP. Apalagi ditambah dengan bantuan pelatihan, menjadikan tekad
maju semakin menguat.
Setelah
bermusyawarah pada tahun 2009 silam, mereka bersepakat membentuk kelompok
usaha. Dinamai Kelompok Sistik dan beranggotakan 11 orang. Tidak kurang dari
empat lima kali telah perguliran. Modal tersebut digunakan untuk kegiatan
produksi aneka makanan ringan seperti keripik pisang, sistik, emping, keripik singkong, selai pisang dan lain sebagainya.
Kekompakan dan ketekunan kelompok Sistik telah teruji tidak kurang dari 3 tahun. Selama itu, anggota yang seluruhnya kaum ibu bergotongoroyong memproduksi dan memasarkan aneka camilan diatas. Hasilnya cukup menggembirakan. Meskipun masih berskala kecil, usaha ini telah memberi peningkatan penghasilan rata-rata Rp. 700 ribu per anggota.
Gondola Film, Produser
Film Dokumenter dari Negara Spanyol mengunjungi Desa Kalidami, Kec. Wanayasa
Kab. Purwakarta. Atas fasilitasi Tim PSF (PNPM Support Facility) mereka merekam
kegiatan produksi Kelompok Sistik. Kegiatan yang dilaksanakan pada tanggal 05
Juni 2013 itu berlangsung asyik. Saat itu, anggota kelompok Sistik sedang
melakukan kegiatan memasak keripik pisang.
Terampil tangan
anggota ibu mengupas dan mengiris pisan direkam dengan teliti. Proses
penggorengan dengan tungku api yang membara juga menjadi sekuel yang menarik.
Di sela-sela itu, Tim Gondola Film mewancarai Ketua Kelompok Sistik untuk
menjelaskan proses pembuatan keripik pisang maupun sistik.
Ketua kelompok
Sistik yang bernama Siti Robiah menyampaikan bahwa usaha tersebut sesungguhnya
telah ada sejak lima tahun silam. Namun skalanya sangat kecil. Modal menjadi
salah satu penghambat. Setelah dikenalkan ada peluang peminjaman dalam program
SPP, usaha menjadi berkembang cukup pesat meskipun untuk ukuran desa.
Semangat
mandiri berusaha tampaknya merasuk dalam mental Ibu Robiah dan anggota
kelompoknya. Meskipun hanya sebagai ibu rumah tangga mereka ingin meningkatkan
usaha dengan baik. “yang pasti dengan adanya permodalan SPP kami jadi lebih
maju” terangnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar